09 September 2009

Surat Cinta untuk Wanita Suci

Wanita suci…
Mungkin aku memang tak romantis, tapi siapa peduli ?
Karena engkau tidak mengenalku dan memang tak perlu mengenalku
Bagiku kau bukan bunga,tak mampu aku samakan mu dengan
bunga-bunga terindah dan terharum sekalipun
Bagiku manusia adalah mahluk terindah, tersuci dan tertinggi
Bagiku kau salah satu manusia terindah dan tertinggi
karenanya kau tak membutuhkan persamaan..

Wanita suci…
Jangan pernah kau biarkan aku menatapmu penuh,
karena itu akan membuatku mengingatmu
Berarti memenuhi kepalaku dengan inginkanmu
Berimbas pada tersusunya gambarmu dalam tiap dinding khayalku
Membuatku inginkanmu sepenuh hati,seluruh jiwa dan sesemangat mentari
Kasihani dirimu jika harus hadir dalam khayalku yang masih penuh Lumpur,
dirimu terlalu suci
Wanita suci…
Berdua menghabiskan waktu denganmu bagaikan mimpi tak berujung,
ada ingin tetapi tak ada henti
Menyentuhmu merupakan ingin diri, berkelebat selalu,
meski ujung penutupmu pun takberaniku sentuh
Jangan pernah kalah oleh mimpi dan inginku karena sucimu,
indahmu kau pertaruhkan
Mungkin kau takperduli,
tapi kau hanya akan menjadi wanita biasa dihadapanku bila kau kalah,
Tak lebih dari wanita biasa

Wanita suci Jangan pernah kau tatapku penuh ,
bahkan kau takperlu lirikan matamu untuk melihatku
Bukan karena aku terlalu indah, tapi karena aku seorang manipulator
Aku biasa memakai topeng keindahan pada wajah burukku,
memakai pakaian sutera emas
Meniru laku para rahib, meski hatiku lebih kotor dari kubangan Lumpur
Kau memang suci, tetapi masih sangat mungkin kau akan termanipulasi
Karena toh kau hanya manusia –hanya wanita- meskipun kau wanita suci

Wanita suci…
Berikan sepenuh diri kepada dia sang lelaki suci yang sepenuh diri bawamu pada Allah
Untuknya dirimu ada, kata otakku, terukir dalam kitab suci takperlu berfikir lagi
Tunggu sang lelaki suci menjemputmu dalam rangkaian khitbah dan akad
Atau kejar sang lelaki suci, itu adalah hakmu seperti dicontohkan ibunda Siti Khodijah
Jangan ragu, jangan ada malu, semua terukir dalam kitab suci.

Wanita suci…
Bariskan harapmu pada istikhoroh sepenuh hati ikhlas
Relakan Allah pilihkan lelaki suci bagimu, mungkin sekarang atau nanti…
bahkan mungkin tak ada sampai kau mati
Mungkin itu dirimu terlau suci untuk semua laki-laki dialam permainan saat ini
Mungkin lelaki suci itu menantimu diistana kekalmu yang kau bangun
dengan seluruh kekhusu’an ibadahmu

Wanita suci…
Pilihan Allah tidak selalu seindah inginmu,tetapi itulah ingin-Nya
Tak ada yag lebih baik dari pilihan-Nya
Mungkin kebaikan itu bukan pada lelaki terpilih itu,
melainkan ada pada jalan yang kau pilih
Sepperti Al-kisah Umu Sulaim dimasa lalu
yang meminta keislaman sebagai mahar pernikahan
Atau mungkin kebaikan itu ,
terletak pada keikhlasanmu menerima keputusan Sang Kekasih Tertinggi
Kekasih tempat kita (seharusnya) memberikan semua cinta
dan menerima cinta yang tak terhingga dalam tiap detikhidup kita

Surat dari seorang ikhwan untuk semua wanita suci di Dunia
Sebagai Tausyiah….